hmm..maybe sudah kita sadari bahwa manusia adalah maklum sosial…karena itu dia tidak bisa sendiri, pasti lah ada suatu saat dia butuh partner atau teman. nah dalam memilih tim,haruslah kenali siapa yang kita ajak bergabung. terkadang kita merasa nyaman bila telah lama mengenal seseorang dan asik berkomunikasi dan bercanda. namun kadang kala ada saat nya bahwa ketika dibentuk tim dalam suatu kegiatan pasti ada saja oknum yang hanya mengandalkan orang lain sementara dia tidak berbuat apa-apa
mybe pembaca pun akan menemui tipe orang seperti itu, dan saya pun tidak munafik pasti pernah mengalami juga bergantung pada orang lain. ketika terjadi suatu masalah yang harus diselesaikan maka tentu saja tim sangat bergantung pada orang didalam na. nah saat ini, dilema ketergantungan itu yang sering saya temui dalam semester ini. mulai dari pengerjaan project Maknyus yang mana hanya segelintir partisipan saja yang gabung..sisanya ada yang baca koran..tidur..bahkan cuma liat2. untuk yang terbaru ini yaitu untuk pengurusan kp,mulai dari datang ke tempat kp, ngomong ma pihak sana, muter2 pake motor siapa, lalu ngurus surat2 dan berkas bahkan sampe profile perusahaan masa harus bergantung….ketika janjian tidak ditepati…mengulur2 waktu dengan santainya..sampe2 saat berkunjung ke tempat kp ada pemberitahuan bahwa sudah terlebih dahulu dipesan oleh anak UTY karena pihak anda tidak membawa surat dari kampus….wa pokoknya rugi banget lah kalo sampe salah pilih tim..memang terlihat sepele tapi untuk kedepannya kita harus perhitungkan
so baik-baiklah untuk memilih tim…jangan sampe terjebak oleh keikutsertaan pihak yang hanya ingin numpang nama saja..apalagi sampe mengandalkan anda dan dia tidak kerja..uh hanya 2 kata KELAUT AJA