Ya, mungkin beberapa lama absen mencorat-coret blog ini akhirnya saya membuat coretan singkat atas apa yang terjadi dalam sepekan bulan ke-2 ditahun 2011 ini. Mulai dari hal yang baik hingga hal yang hancur dan sedihnya hanya sedikit hal baik yang terjadi, mungkin yang saya ketahui :D

Yup awal bulan ini dimulai dengan mulai menurunnya harga cabe yang diawal tahun begitu digembor-gemborkan, dilanjutkan dengan perayaan Tahun Baru Imlek dan diperingati sebagai hari Libur Nasional pertanda bahwa kaum Tionghua telah diakui di Indonesia. Namun beberapa catatan tidak baik pun menghiasi bulan ini.

Mulai dari fasilitas angkutan umum yang mulai menunjukkan permasalahannya, terbakarnya kapal laut Teduh yang mengakibatkan tewasnya korban, permasalahan banjir lahar dingin yang masih menghantui warga yang tinggal didaerah aliran sungai disekitar magelang – muntilan, kecelakaan KA didaerah banjar yang mengakibatkan korban jiwa, hingga yang terbaru yaitu kecelakaan Bis Trisakti yang terperosok kejurang dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Terlebih hal negatif yang paling saya sesalkan adalah perseteruan Ahmadiah yang mengakibatkan jatuhnya korban 3 orang.

Ini semua pertanda bahwa masalah yang dari jauh-jauh hari dianggap sepele maka akan muncul kerpermukaan. Masalah transportasi Darat – Laut – Udara sudah ada jadi jauh hari, Kenapa tidak dilakukan pengecekan berkala? Kenapa tidak dilakukan pelatihan untuk petugas pelaksana? kenapa tidak dilengkapi dengan alat penyelamatan? Pun demikian dengan bencana alam, bukankah sudah ada badan penanggulangan bencana, kenapa koordinasi antara pusat dan daerah masih saja terlihat kacau. Dan untuk masalah kehidupan beragama “MANA ADA AGAMA YANG MENGHALALKAN PENGANIAYAAN AKAN ORANG YANG BERSEBRANGAN DENGAN AGAMA KITA” Kalaupun kebebasan beragama itu berasal dari Tuhan bukan dari MUI, PGI atau PENDETA WIHARA. Kenapa organisasi yang notabene manusia berhak menyatakan 1 agama itu dilarang? Padahal urusan agama adalah urusan Orang dengan Tuhan.

Mental Bangsa Indonesia saat ini sedang diuji, dimana orang yang hanya memikirkan kehidupan dunia akan terlihat lebih hancur daripada mereka yang memikirkan hal demi kebaikan. Semoga gunung es tidak membuat kita hancur akan permasalahan yang tidak selesai selama ini.